NILAI ISLAM DALAM TRADISI HAUL MASYARAKAT MUSLIM DESA GUBUGSARI
DOI:
https://doi.org/10.57210/trq.v4.i02.126Keywords:
tradisi haul, nilai-nilai, kehidupan masyarakat, sosial keagamaanAbstract
Tradisi haul di desa Gubugsari adalah ritual tahunan untuk memperingati wafatnya tokoh terhormat seperti ulama atau kiai. Selain sebagai bentuk penghormatan, haul juga berfungsi untuk mempererat silaturahmi, memperkuat identitas keagamaan, dan melestarikan nilai-nilai Islam dalam budaya lokal. Di desa Gubugsari, haul dilaksanakan untuk menghormati mbah Abdul Wahab, seorang tokoh yang dihormati oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai dari tradisi haul, khususnya dalam konteks tradisi haul cengklian dan ndangdoan di desa Candimulyo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Gubusari , baik yang bergabung dalam kepanitiaan maupun yang berkecimpung pada acara tradisi haul Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tradisi haul memiliki bentuk dari serangkaian isi acara haul, yaitu amalan-amalan yang dilakukan saat ziarah sebagai media tradisi tersebut. Manfaat dari nilai-nilai keagamaan yaitu meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Downloads
Published
Data Availability Statement
Saya telah mengirim artikel dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Terima kasih.

