TRADISI MEGENGAN : PRAKTIK ISLAM DAN BUDAYA LOKAL DI PACITAN
DOI:
https://doi.org/10.57210/trq.v5.i01.132Keywords:
tradisi megengan, Islam dan budaya lokal, PacitanAbstract
Tradisi Megengan merupakan tradisi sebagian masyarakat Jawa untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang terlibat dalam melaksanakan tradisi Megengan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Dengan objek penelitian di Desa Kebonsari, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Megengan merupakan tradisi yang sudah ada sejak berabad-abad lalu dan masih dijalani oleh masyarakat hingga saat ini. Tradisi ini diciptakan oleh Walisongo melalui akulturasi budaya Jawa kuno, khususnya Hindu dan Buddha, dengan budaya Islam. Arti penting dari tradisi ini adalah bahwa ia merupakan ungkapan rasa syukur tahunan selama bulan suci Ramadan dan bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah meninggal.
Downloads
Published
Data Availability Statement
Saya telah mengirim artikel dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Terima kasih.

