Upaya Penanganan Hubungan Toxic dalam Pertemanan Perspektif Al-Qur'an Hadis
DOI:
https://doi.org/10.57210/trq.v5.i02.140Keywords:
Upaya Penangan, Toxic Pertemanan, Al-Qur’an, HadisAbstract
Fenomena toxic friendship atau hubungan pertemanan yang tidak sehat semakin banyak diperbincangkan dalam masyarakat modern. Hubungan ini umumnya ditandai oleh dominasi satu pihak, manipulasi emosional, kurangnya empati, serta ketidakseimbangan antara hak dan kewajiban sosial. Dalam konteks ini, Islam sebagai agama yang menyeluruh menawarkan solusi melalui petunjuk yang terdapat dalam Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana Al-Qur’an memberikan arahan konkret dalam menghadapi hubungan pertemanan yang merusak. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir maudhu’i, yaitu penafsiran tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan. Fokus kajian tertuju pada dua ayat, yakni Surah Ali 'Imran [3]: 118, An-Nisa’ [4]: 89. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan lima langkah utama dalam menangani toxic friendship: memilih teman secara selektif, membatasi hubungan yang merugikan, menjalin pertemanan secara terbatas atas dasar maslahat, serta meninggalkan hubungan jika tidak lagi sejalan dengan nilai keimanan. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an mampu memberikan solusi aplikatif terhadap masalah relasi sosial kontemporer. Tidak hanya menekankan aspek spiritual, ajaran Al-Qur’an juga memuat prinsip-prinsip etik dan sosial yang relevan untuk membentuk hubungan yang sehat, saling menghargai, dan bernilai ibadah.
Downloads
Published
Data Availability Statement
Yth. Dewan Redaksi Jurnal Al-Thariq
Fakultas Ushuluddin, INSIMA di Tempat Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Dengan hormat, Perkenankan saya, Gilang Sadewa dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, mengajukan naskah artikel ilmiah untuk dipertimbangkan dalam publikasi Jurnal Al-Thariq. Artikel ini berjudul "[UPAYA PENANGANAN HUBUNGAN TOXIC DALAM PERTEMANAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN HADIS]", Bersama email ini, saya lampirkan naskah lengkap artikel, abstrak, dan dokumen pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Demikian saya sampaikan. Besar harapan saya agar artikel ini dapat diterima untuk proses review dan selanjutnya dipublikasikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hormat saya, Gilang Sadewa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

