ISLAMISASI DAN JARINGAN ULAMA DI DUNIA MELAYU
PERSPEKTIF SEJARAH TERHUBUNG KAWASAN SAMUDRA HINDIA
DOI:
https://doi.org/10.57210/trq.v6.i01.480Keywords:
Islamisasi; Jaringan Ulama; Terhubung Kawasan ; Samudra Hindia; Dunia Melayu.Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis proses Islamisasi di Dunia Melayu melalui jaringan ulama dalam perspektif Connected History kawasan Samudra Hindia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian sejarah melalui studi kepustakaan terhadap manuskrip, dokumen sejarah, dan literatur akademik yang relevan. Analisis dilakukan melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan memadukan konsep jaringan ulama dan Connected History. Hasil penelitian menunjukkan bahwa islamisasi di Dunia Melayu merupakan proses transregional yang dibentuk oleh keterhubungan perdagangan maritim, mobilitas ulama, perjalanan haji, transmisi manuskrip, serta institusi pendidikan Islam seperti dayah, pesantren, surau, dan pondok. Institusi tersebut berfungsi sebagai simpul jaringan intelektual yang menjaga kesinambungan sanad keilmuan dan pembentukan identitas Islam Melayu. Penelitian ini menawarkan Model Connected History Islamisasi Dunia Melayu yang mengintegrasikan jalur maritim, jaringan ulama, institusi pendidikan, transmisi keilmuan, dan identitas Islam Melayu dalam satu kerangka analisis. Model tersebut memperkaya historiografi Islam Asia Tenggara melalui perspektif transregional yang lebih komprehensif.

