Nilai-Nilai Syiar Islam dan Budaya pada Tradisi Takbir Keliling Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum, Yogyakarta

Authors

  • Ilzam Hubby Dzikrillah Alfani Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Author
  • Putri Wanda Mawaddah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta Author

Keywords:

Islam dan budaya, Krapyak, tradisi

Abstract

Tradisi takbir keliling di Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum menjadi sebuah rutinitas tiap tahun di bulan Zulhijjah. Pada kegiatannya peserta memakai beragam busana menarik dengan membawa unsur keislaman dan kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam busana yang dipakai, karena tiap busana yang dipakai dari tiap kelompok peserta memiliki pesan-pesan yang hendak disampaikan kepada penonton atau yang menilai. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang merujuk pada sumber yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa busana yang dipakai oleh masing-masing peserta memiliki makna yang terkadung. Seperti, Busana Muslim menggambarkan bahwa Santri sosok yang terlindungi dari segala kejahatan, busana batik menggambarkan keberagaman Santri baik ras, suku, budaya, visi, dan misi. Busana surjan melambangan keeleganan tidak semua Orang bisa menjadi Santri tapi semua mempunyai kesempatan menjadi Santri. Busana Umaro’ menggambarkan bahwa Santri merupakan sosok pemimpin masa depan. Busana jarik menggambarkan Santri merupakan sosok yang rendah hati jauh dari sikap sombong.

Downloads

Published

2024-02-27

Data Availability Statement

Saya telah mengirim artikel dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Terima kasih.

How to Cite

Nilai-Nilai Syiar Islam dan Budaya pada Tradisi Takbir Keliling Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum, Yogyakarta. (2024). AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 4(01), 13-21. https://jurnal.insima.ac.id/index.php/trq/article/view/117