SHADOW PUPPETS:THE NEGOTIATED CULTURE IN MALAYSIA AND INDONESIA

Authors

  • Dewi Hermawati Resminingayu Abdurrahman Wahid Center for Peace and Humanities Universitas Indonesia (AWCPH-UI) Author

Keywords:

wayang kulit, budaya, Malaysia, Indonesia

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis dinamika budaya Malaysia dan Indonesia melalui pertunjukan wayang kulit. Sebelum datangnya Islam, Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit telah menguasai sebagian besar wilayah Malaysia dan Indonesia saat ini. Kedua kerajaan kuat ini telah membawa budaya dan agama India di wilayah tersebut. Maka tidak heran jika wayang kulit dapat ditemukan di kedua negara tersebut sebagai perwujudan budaya India. Budaya India tetap bisa ditemukan meskipun Islam hadir seiring dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Islam hingga zaman penjajahan. Namun, setelah Malaysia dan Indonesia merdeka, kedua negara menganut ideologi negara yang berbeda yang mempengaruhi keberadaan wayang kulit. Dengan menggunakan metode kualitatif, tulisan ini akan menunjukkan bagaimana wayang kulit menghadapi tantangan politik dan budaya di kedua negara. Tantangan-tantangan tersebut menyebabkan terjadinya perubahan dalam lakon wayang kulit, sehingga terjadi perbedaan lakon di Malaysia dan Indonesia.

Downloads

Published

2022-02-25

Data Availability Statement

Saya telah mengirim artikel dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Terima kasih.

How to Cite

SHADOW PUPPETS:THE NEGOTIATED CULTURE IN MALAYSIA AND INDONESIA. (2022). AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 2(01), 40-48. https://jurnal.insima.ac.id/index.php/trq/article/view/96