PERAN PSIKOEDUKASI ISLAMIC PARENTING DIGITAL: STRATEGI MENINGKATKAN LITERASI DAN PENGAWASAN ORANG TUA TERHADAP PENGGUNAAN GADGET ANAK

Authors

  • Anisa Nisa IAIN PONTIANAK Autor/in
  • WULAN PURNAMASARI IAIN PONTIANAK Autor/in
  • ABDUL AMIN IAIN PONTIANAK Autor/in
  • SIKA REMIF AKBAR IAIN PONTIANAK Autor/in
  • AMIRUDDIN AMIRUDDIN IAIN PONTIANAK Autor/in
  • MURSAM MURSAM IAIN PONTIANAK Autor/in

DOI:

https://doi.org/10.57210/qalam.v6.i2.235

Keywords:

Psikoedukasi, pola asuh digital, penggunaan gadget, majelis taklim, bimbingan orang tua.

Abstract

Studi ini menguji peran psikoedukasi berbasis digital dalam meningkatkan kualitas bimbingan orang tua bagi anak-anak di Majelis Taklim Nurul Jannah, Kuala Mandor A. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi kondisi aktual praktik pengasuhan, pola penggunaan gawai pada anak, dan tingkat literasi digital di kalangan orang tua.

Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, kuesioner, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan wawancara mendalam dengan 36 anggota aktif majelis. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan gawai pada anak secara umum berlebihan, dengan waktu layar (screen time) melebihi tiga jam per hari, disertai pengawasan orang tua yang terbatas dan pemahaman minimal tentang risiko digital.

Studi ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan literasi digital yang signifikan antara orang tua dan anak-anak mereka, yang berkontribusi pada pengasuhan digital (digital parenting) yang tidak konsisten. Intervensi psikoedukasi yang disampaikan melalui penjelasan, demonstrasi, dan diskusi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua terkait pengasuhan digital.

Orang tua melaporkan strategi komunikasi yang lebih baik, aturan waktu layar yang lebih jelas, dan peningkatan kepercayaan diri dalam memantau aktivitas digital anak-anak mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa psikoedukasi digital secara signifikan meningkatkan kapasitas orang tua dan memperkuat peran Majelis Taklim sebagai lembaga Islam berbasis komunitas yang mampu merespons tantangan teknologi kontemporer.

References

American Academy of Pediatrics. (2016). Media use in school-aged children and adolescents. Pediatrics, 138(5), e20162592.

Anderson, D. (2019). Digital pacifier phenomenon in modern parenting. Journal of Child Media Studies, 12(3), 145–160.

Atkinson, R. L. (2000). Introduction to Psychology. New York: Harcourt Brace College Publishers.

Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Baharun, H. (2016). Manajemen kinerja dalam meningkatkan competitive advantage pada lembaga pendidikan Islam. At-Tajdid: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 5(2), 243–262.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Budiyanto, M. A. K., Waluyo, L., & Mokhtar, A. (2016). Implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran di pendidikan dasar di Malang. Proceeding Biology Education Conference, 13(1), 48.

Chassiakos, Y. L. R., et al. (2016). Children and adolescents and digital media. Pediatrics, 138(5), e20162593.

Dunst, C. (2017). Family empowerment and early childhood intervention. International Journal of Early Childhood, 49(2), 123–137.

Domoff, S. E. (2019). Problematic media use and behavioral regulation in children. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics, 40(5), 1–12.

Ferrari, A. (2013). DIGCOMP: A framework for developing and understanding digital competence in Europe. Luxembourg: Publications Office of the European Union.

Gottschalk, P. (2005). Strategic Knowledge Management Technology. Hershey: IGI Global.

Hatum, A. (2010). Next Generation Talent Management: Talent Management to Survive Turmoil. London: Palgrave Macmillan.

Hidayat, A. (2019). The role of Islamic study groups in community empowerment. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 55–70.

Laal, M. (2011). Knowledge management in higher education. Procedia Computer Science, 3, 544–549.

Levina, E. Y., Kutuev, R. A., Balakhnina, L. V., Tumarov, K. B., Chudnovskiy, A. D., & Shagiev, V. V. (2016). The structure of the managerial system of higher education’s development. International Journal of Environmental & Science Education, 11(15), 8143–8153.

Livingstone, S., & Byrne, J. (2018). Parenting in the digital age: The challenges of media literacy. Journal of Family Studies, 24(3), 265–283.

Livingstone, S., & Helsper, E. (2010). Balancing opportunities and risks in teenagers’ use of the Internet. New Media & Society, 12(2), 309–329.

Morgan, A., & Hastings, R. (2019). Parent education in managing children's screen time. Child & Youth Services Review, 102, 12–20.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.

Rosenstock, I. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.

Santrock, J. W. (2018). Child Development (14th ed.). New York: McGraw-Hill.

Schofield, L., & Tolmie, A. (2017). Children’s media use and parental digital mediation. Journal of Applied Developmental Psychology, 52, 1–12.

UNICEF Indonesia. (2020). The State of Children’s Digital Use in Indonesia. Jakarta: UNICEF.

Wachs, S. (2015). Excessive smartphone use and emotional problems in children. Computers in Human Behavior, 51, 18–25.

Wartella, E., Rideout, V., & Robb, M. (2020). Parenting in a digital age: A national survey. Journal of Children and Media, 14(1), 43–58.

Downloads

Published

2025-12-08

How to Cite

PERAN PSIKOEDUKASI ISLAMIC PARENTING DIGITAL: STRATEGI MENINGKATKAN LITERASI DAN PENGAWASAN ORANG TUA TERHADAP PENGGUNAAN GADGET ANAK. (2025). QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM, 6(02), 30-39. https://doi.org/10.57210/qalam.v6.i2.235

Similar Articles

11-12 of 12

You may also start an advanced similarity search for this article.